0
Posted by Fakhri Abdillah on 01.07

Filosofi Matematika
Untuk kebanyakan orang pasti selalu menganggap pelajaran Matematika adalah  pelajaran yang paling sulit diantara yang lain. Dari kalangan anak kecil hingga orang dewasa pun masih beranggapan sama kalau Matematika suatu hal yang bila kita sebut namanya saja orang-orang terkadang sudah membayangkan susah, rumit atau mungkin hal-hal yang tak terduga lainnya. Namun tidak sedikit juga orang-orang yang menyukai pelajaran menghitung ini. Menghitung? Apakah Matematika pelajaran menghitung? Dan cuma sekedar menghitung? Tentu saja tidak!

Tetapi fakta bahwa Matematika dipenuhi dengan penghitungan itulah yang justru menjadikan matematika sebagai pelajaran yang mencolok dan paling berbeda bila dibandingkan dengan pelajaran-pelajaran lainnya. Oleh karena itu, tak heran bahwa para murid Sekolah Dasar mengatakan  Matematika sebagai pelajaran menghitung. Hal ini kemudian  menjadi persepsi yang didukung dengan perkataan guru les dan orang tua, yang merupakan  pendahulu mereka.

“Jadi apa dong kalau bukan  pelajaran menhitung?”
Matematika adalah  ilmu yang mempelajari proses bernalar, dimana proses bernalar yang dimaksud  ialah proses yang menggunakan sebuah pikiran  analitik dan  logika.  Bilangan dan angka hanyalah salah satu dari sekian banyak objek di mana proses bernalar itu diterapkan. Cabang matematika yang berkenaan dengan bilangan dan angka itulah yang kita kenal sebagai aritmatika. Dengan demikian, aritmatika hanyalah sebagian kecil dari matematika. Berbagai cabang lainnya dari matematika tidak selalu mengutamakan hitung-menghitung. Bahkan, beberapa di antaranya seperti aljabar abstrak dan topologi sungguh jauh dari hitung-menghitung.

Masalahnya, kebanyakan orang awam kurang menyadari bahwa ada matematika yang bukan aritmatika. Inilah yang sekarang menjadi “PR” bagi kita semua, khususnya para penekun matematika. Mari kita mulai berusaha mengubah kesalahkaprahan orang awam, mulai dengan kepada orang-orang yang kita jumpai sehari-hari, bahwa matematika bukanlah pelajaran menghitung. Ketika kita berada dalam situasi seperti yang diceritakan di awal pembahasan ini, katakan kepada teman-teman bahwa kita menekuni matematika, bukan aritmatika (kecuali sebagian dari kita yang memang juga menekuni aritmatika). Pertanyaannya kemudian, apakah mata pelajaran matematika di Sekolah Dasar sebaiknya diganti namanya menjadi aritmatika? Saya merasa belum memiliki pengalaman yang cukup untuk dapat memberikan keputusan apapun mengenai hal tersebut.
Filosofi Matematika

                   Namun, terlepas dari semua itu Matematika ternyata mempunyai filosofinya tersendiri. “Maksud dari filosofi Matematika itu sendiri apacoba?”. Secara ilmiahnya filosofi Matematika merupakan cabang filsafat asumsi, yayasan dan  implikasi matematika. Tujuannya sendiri ialah memberikan penjelasan tentang sifat metologi matematika dan untuk memahami tempat matematika dalam  kehidupan masyarakat. “Berarti kurang lebih makna di kehidupan  kita sehari-hari dong?”, jika kamu beranggapan demikian berarti juga kurang lebih benar yang kamu maksud. Seperti apa sih filosofi Matematika yang dimaksud dalam kehidupan kita sehari-hari? Apakah serumit seperti kadang orang mendengar nama Matematika? Atau merupakan hal lainnya yang  jarang kita sadari?
Sebelumnya, pernah nggak kalian berpikir...
- Mengapa PLUS di kali PLUS hasilnya PLUS?
- Mengapa MINUS di kali PLUS atau sebaliknya PLUS di kali MINUS hasilnya MINUS?
- Mengapa MINUS di kali MINUS hasilnya PLUS?

Filosofi Matematika
Kita misalkan saja :
           (+) PLUS = BENAR
           (-) MINUS = SALAH


1. Mengatakan BENAR terhadap sesuatu hal yang BENAR adalah suatu tindakan yang pasti adalah BENAR.
Rumus matematikanya :
+ x + = +

2. Mengatakan BENAR terhadap sesuatu yang SALAH, atau sebaliknya mengatakan SALAH terhadap sesuatu yang BENAR adalah suatu tindakan yang SALAH.
Rumus matematikanya :
+ x - = -  , atau
- x + = -


3. Mengatakan SALAH terhadap sesuatu yang SALAH adalah suatu tindakan yang BENAR.
Rumus matematikanya :
- x - = +

                  Dari sedikit filososi Matematika yang saya berikan ternyata terkandung makna yang bisa kita ambil sebagai pelajaran hidup.  Oleh karenanya mari kita ambil hikmahnya dari filosofi Matematika ini dengan melakukan dan menyatakan kebenaran dan tidak menutupin sebuah kesalahan.  Jangan pesimis, pusing dan ragu2 untuk menyatakannya. Oke guys?

0 Comments

Posting Komentar

Copyright © 2009 Matematika All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.